Tips Perjalanan di Tengah Wabah

Virus corona terus menyebar dengan ganasnya di seluruh penjuru dunia. Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO) telah mendeklarasikan wabah virus corona berstatus gawat darurat dan menjadi perhatian dunia. Namun, untuk kamu yang berencana traveling di tengah virus corona tak perlu khawatir dan panik. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama Persatuan Dokter Paru Indonesia (PDPI) memberikan rekomendasi terkait kebersihan diri untuk menangkal virus corona, dengan menjaga kebersihan tangan secara rutin sebelum memegang mulut, hidung, dan mata. Selain menjaga kebersihan tangan, berikut  beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari virus corona saat traveling.
1. Gunakan Masker
Saat beraktivitas di luar ruangan kamu disarankan untuk menggunakan masker. Buang masker jika sudah terasa sesak dan jangan gunakan masker lebih dari satu hari.
Bakteri bisa bekembang di dalam masker jika digunakan terlalu lama. Jangan menyentuh bagian luar masker, karena disitu terdapat banyak bakteri. Jika terpaksa menyentuhnya, segera cuci tangan menggunakan sabun.
2. Hindari Berbagi Makanan
Hindari berbagi makanan dengan orang lain, karena ini bisa menjadi salah satu cara penularan virus. Kamu juga disarankan jangan berbagi peralatan makan, seperti gelas dan sendok. Begitupun dengan peralatan mandi, terutama handuk.
Selain itu, terapkan cuci tangan menggunakan sabun sebelum dan sesudah makan, terutama setelah mengunjungi tempat umum. Virus akan mati ketika mereka terkena cairan antiseptik dan air membantu membunuh kuman/bakteri dari tangan kita.
3. Jangan cemas
Kericuhan yang ditimbulkan virus corona, ternyata berdampak pada psikologis. Hal tersebut dikatakan oleh Alvieni Angelica, psikolog sekaligus pendiri perusahaan konsultan psikologi Enlightmind. Untuk meredam rasa cemas, takut, dan sedih tersebut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Hal pertama adalah mencoba menerima semua yang terjadi, menerima semua rasa takut dan sedih dengan tidak mencoba melawannya.
Setelah bisa menerima semuanya, cobalah mengatur napas dengan pernapasan perut. Ketika seseorang bernapas menggunakan pernapasan perut, maka udara yang dihasilkan akan semakin banyak, napas akan semakin panjang dan bisa menenangkan perasaan.
Terakhir adalah menempelkan kantong es ke bagian belakang leher. Menurut Alvieni, dalam kondisi cemas, takut, dan sedih, akan terjadi perubahan pada kerja organ seseorang, seperti napas menjadi lebih pendek, jantung berdebar kencang, tangan menjadi dingin atau sebaliknya.
4. Rutin Cek Kesehatan dan Suhu Badan
Meski sedang berlibur, tak ada salahnya untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan diri. Selama bepergian, alangkah baiknya jika kamu selalu membawa termometer dan terus memantau kondisi temperatur badanmu.
5. Minum Vitamin
Untuk mencegah terpaparnya virus corona, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau untuk selalu menjaga kebersihan dan mencuci tangan, serta memperkuat daya tahan tubuh. Salah satu cara untuk meningkatkan kekebalan tubuh adalah menerapkan pola makan yang lebih sehat, plus mengkonsumsi vitamin dan suplemen.
6. Perhatikan Imbauan dan Travel Warning
Hal yang paling penting yang harus kamu lakukan saat traveling adalah memantau status keamanan tempat wisata yang dikunjungi. Hal itu dilakukan agar kamu mengetahui apakah wilayah tersebut aman oleh penyebaran virus corona. Travel warning merupakan imbauan atau larangan yang dikeluarkan oleh pemerintah di suatu negara, agar warganya tidak melakukan perjalanan ke tempat tersebut. Risiko, membahayakan nyawa dan keselamatan menjadi alasan larangan ini. Maka dari itu, pelacong disarankan untuk memikirkan kembali rencana keberangkatannya.
7. Selalu Berdoa
Setelah menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari hal-hal yang dapat memicu tertularnya virus corona, yang harus kamu lakukan adalah berdoa. Selama traveling kamu harus selalu memanjatkan doa untuk memohon perlindungan dari bahaya penyakit berbahaya di mana pun berada.
Berikut doa tersebut:
A’uudzu bika Allahumma Innii Wal Junuuni Minal Baroshi Wa Min Sayyi-il Asqoom Wal Judzaami. (Hr Abu Dawud)
Artinya
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, kusta, dan segala penyakit yang buruk/mengerikan lainnya”.
Selamat Safe traveling, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *