Kolaborasi ketupat dan sate di kota Brebes

Siapa yang tidak kenal sate,

Dua kuliner khas kota Brebes yang bisa diburu di sekitar Masjid Agung Brebes. Duo kuliner itu adalah Kupat Glabed dan Sate Blengong, perpaduan dari keduanya dijamin maknyus untuk dicoba!

Lokasinya yang sangat strategis yaitu di sekitar jalur pantura, memang selalu dimanfaatkan masyarakat yang melintas baik dari arah Kota Jakarta maupun dari arah Kota Semarang untuk menunaikan ibadah shalat dan juga beristirahat sambil berwisata kuliner.

Tepat di depan Masjid Agung brebes ini ada alun–alun kota yang luas. Biasanya di pagi hari, alun-alun ini dimanfaatkan warga untuk beraktifitas olahraga dan tempat anak-anak bermain, sedangkan jika malam jadi tempat untuk berwisata kuliner.

Tenda penjual makanan banyak dibuka mulai dari waktu sore hari, dan saat itu pula pengunjung mulai memadati kawasan Alun–alun Brebes. Buat kalian yang suka kulineran, mesti banget mencicipi makanan khas brebes yang hanya ada di kawasan Alun–alun Brebes, makanannya yaitu ‘Kupat Glabed’ dan ‘Sate Blengong’.

Nah, buat yang belum tahu Kupat Glabed, makanannya sama seperti kupat yang biasa kita makan, potongan kupat ditambah kuah berwarna kuning dan diatasnya ditaburi kerupuk beras (gendar) serta bawang goreng. Yang membedakan adalah, bisa ditambahkan beberapa potongan daging bebek dan disiram kuah sambal khas kupat ini, yang dapat memberikan sensasi pedas menyegarkan.

Untuk menambah kenikmatan menyantap Kupat Glabed, maka dibuatlah makanan pendampingnya yakni Sate Blengong. Berbahan dasar daging bebek-entog yang dimasak menyerupai sate, ada kuah santannya pedas dan ditambah aroma kacangnya pula.

Sate Blengong

IMG-20160807-WA0012

Sate blengong (kawin silang entog dan bebek)

IMG-20160807-WA0014

Sate blengong di paduan dengan lontong sayur

IMG-20160726-WA0010

Pemburu kuliner sate di kawasan Jakarta

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *